Pola Dasar Perkembangan Pemikiran Islam di Kawasan Melayu
DOI:
https://doi.org/10.61966/ghiroh.v5i1.103Keywords:
Malay Islamic Thought; Islamic Education Management; Islamic Moderation; Islamic Education; Malay RegionAbstract
Research on Islamic thought in the Malay world has been shaped through a gradual and contextual historical process, involving a dynamic interaction between Islamic teachings, local cultural traditions, and social developments. The moderation, adaptability, and accommodativeness of Malay Islamic thought provide a distinctive intellectual identity compared to Islamic thought traditions in other regions. This article aims to examine the basic patterns of Islamic thought development in the Malay world and analyze its implications for Islamic education management practices. This research uses a qualitative approach with a literature study method through a critical review of primary and secondary sources relevant to the study of Islamic thought and Islamic education in the Malay world. The research findings indicate that Malay Islamic thought developed through an integrative pattern between Islamic values and local culture, strengthening the Ahlussunnah wal Jama'ah tradition, and a moderate attitude in responding to the dynamics of modernization. This pattern has direct implications for Islamic education management, particularly in the development of educational leadership, curriculum design, and institutional governance that emphasizes the principles of moderation, balance, and sustainability.
References
Abdullah, Agil Husain., Aripuddin., Nurkhalishah., Sumiati. 2025. “Kepemimpinan Dalam Pendidikan Islam Dan Peran Pemimpin Dalam Lembaga Pendidikan Islam.” Jurnal Pilar: Jurnal Kajian Islam Kontemporer 16(2): 200–211. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/pilar/index.
Abdullah, T. 2016. Islam Dan Masyarakat Melayu. Jakarta: LP3S.
Afifah, Maulina Nur Afifah., Hidayat, Dayat., Musa, Safuri. 2023. “Partisipasi Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Program Pendidikan Masyarakat Di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Tim Suara Masyarakat Dawuan Cikampek.” E-Journal Untirta 8(1): 1–15. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/E-Plus/article/download/22440/11250.
Al-Attas, S. M. N. 1990. The Nature of Man and the Psychology of the Human Soul. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization.
Arkoun, M. 2003. Rethinking Islam: Common Questions, Uncommon Answers. Boulder Colorado: Westview Press.
Astori, Asep Kamil&Librianti, Eka Octalia Indah. Dakwah Kultural: Relasi Islam Dan Budaya Lokal. Lampung. https://e-journal.metrouniv.ac.id/ath_thariq/article/download/1548/1497/6258.
Azra, Azyumardi. 2013. Jaringan Ulama Timur Tengah Dan Kepulauan Nusantara Abad XVII Dan XVIII. Jakarta: Kencana.
Bruinessen, M. van. 2012. Kitab Kuning, Pesantren, Dan Tarekat: Tradisi-Tradisi Islam Di Indonesia. Yogyakarta: Gading Publishing.
Creswell, J. W. 2014. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 4th ed. Thousand Oaks California: SAGE Publications.Inc.
Daud, W. M. N. W. 2019. Pemikiran Islam Di Dunia Melayu. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Dian, Annisa&Imron, and Rossidy. 2025. “Integrasi Ilmu Dalam Islam: Solusi Terhadap Problematika Pendidikan Islam Di Era Kontemporer.” Jurnal Pendidikan Tambusai 9(2): 26623–33.
E. Mulyasa. 2017. Manajemen Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hasani, Badrun. 2025. “Model Kepemimpinan Kolektif Kolegial Pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu Perspektif Siyasah Syar’iyah.” UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Ittihadiyah, Himayatul., dkk. 2011. Islam Indonesia Dalam Studi Sejarah, Sosial, Dan Budaya (Teori Dan Penerapan). Yogyakarta: Pusat Kajian Sejarah dan Budaya Islam.
Kementerian Agama, RI. 2011. Al-Qur’an Dan Terjemahnya. Jakarta: Kemenag.
Lutfidha, Bunga Pradany&Fauji, Imam. 2024. “Manajemen Pendidikan Inklusi Menurut Perspektif Islam.” Fatih: Journal of Contemporary Research 1(2): 138–50. https://ziaresearch.or.id/index.php/fatih.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. 2014. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 3rd ed. Thousand Oaks California: SAGE Publications.Inc.
Moleong, L. J. 2019. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muflihin, Ahmad. 2020. “Internalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam.” Al-Fikri Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam 3(2): 21. https://www.researchgate.net/publication/351381488_.
Nazir, M. 2017. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Nurhayati, St., Mahsyar., Hardianto. 2019. Muhammadiyah: Konsep Wajah Islam Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.
Nurjasriati., Neviyarni.,&Zen, Zelhendri. 2025. “Membangun Pendidikan Dasar Melalui Perspektifantropologi Dan Kebudayaan.” Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10(2): 204–16.
Pahrudin, Agus Pahrudin&Wekke, Ismail Suardi. 2021. Pengembangan Model Kurikulum Pendidikan Agama Islam Multikultural. Yogyakarta: Penerbit Samudra Biru.
Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Tilaar, H. A. R. 2015. Kebijakan Pendidikan. Jakarta: Kompas Media Nusantara.
Umiarso&Asnawan. 2019. Kaki Langit Pendidikan Islam Sebuah Pemikiran Gradual-Introduktif. Bandung: Penerbit Marja.
Yani, Ahmad., Athahirah, Sufi Nisa., Hidayah, Hikmatul. 2025. “Tinjauan Strategis Pendidikan Islam Moderat Dalam Bingkai Kearifan Lokal Budaya Melayu.” Tadribuna: Journal of Islamic Management Education 6(1): 72–87. https://ojs.instituthidayatullahbatam.ac.id/index.php/tadribunajournals.
Zed, Mestika. 2018. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syamsuarni Syam, Halimah, M. Fahsul Fuadi, Muhammad Faisal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan di jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.






