Peningkatan Hasil Belajar Materi Tajwid melalui Metode BBM
DOI:
https://doi.org/10.61966/ghiroh.v2i1.27Abstract
This article is focused on improving student learning outcomes on the law of reading qalqalah and ra with the methods of playing, discussing and reciting. This study aims to determine the extent to which the effectiveness of the BBM method can improve student learning outcomes in the material for reading qalqalah and ra. To answer this question, this study uses action research. The research participants were students of class VII in junior high school. The ability to read the Qur'an should be possessed by every student. Students must have the ability to recite the words of Allah SWT. In reading the Qur'an, it must be in accordance with its makhraj. Therefore an understanding of the science of recitation must be mastered by every student so that in reading the Qur'an one can avoid mispronunciation. The data analysis shows that students have low learning outcomes before the action is taken but shows a significant increase in learning outcomes after experiencing the action. This study can make a positive contribution to PAI teachers in the future.
References
Abdurrohim, Asep Iim. 2003. Pedoman Ilmu Tajwid Lengkap. Bandung: CV.Diponegoro.
Ahsan, Muhammad dan Sumiyati. 2017. Pendidikan Agama Islam Kelas VIII. Revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Arikunto, Suharsimi. 2015. Penelitian Tindakan Kelas. Ed.Rev. Jakarta: Bumi Aksara.
Arwani, Ulil Albab. 2019. Kitab Tajwid; Sejarah Ilmu Tajwid, Waqaf Ibtida’, Rasm ’Utsmani Dan Disertai Terjemah Jazariyyah. Jawa Tengah: Mubarokatan Thoyyibah.
Harbani, Rahma Indina. 2021. “Tentang Hukum Bacaan Ra: Tafkhim, Tarqiq, Dan Jawazul Wajhain Baca Artikel Detikedu, ‘Tentang Hukum Bacaan Ra: Tafkhim, Tarqiq, Dan Jawazul Wajhain’ Selengkapnya Https://Www.Detik.Com/Edu/Detikpedia/d-5848258/Tentang-Hukum-Bacaan-Ra-Tafkhim-Tarqiq-Dan-Jaw.” detikedu. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5848258/tentang-hukum-bacaan-ra-tafkhim-tarqiq-dan-jawazul-wajhain#: (September 7, 2022).
Kurniawan, Andre. 2020. “Tajwid Adalah Ilmu Dalam Membaca Al-Qur’an Yang Baik Dan Benar, Berikut Penjelasannya.” Merdeka.com. https://www.merdeka.com/jabar/tajwid-adalah-ilmu-dalam-membaca-alquran-yang-baik-dan-benar-berikut-penjelasannya-kln.html (September 7, 2022).
Martinis, Yamin. 2007. Profesionalisasi Guru Dan Implementasi KTSP. Gaung Persada Perss.
Mudassa, Mahlil Al. 2016. “Pengertian Hukum Bacaan Ra Dan Pembahagian Hukum Ra.” mahlil.com. https://www.mahlil.com/2016/03/pengertian-hukum-bacaan-ra-dan.html (September 7, 2022).
Al Qudhat, M. Isham Muflih. 2020. Panduan Lengkap Belajar Ilmu Tajwid Otodidak. Jakarta: Rene Turos.
Sanjaya, Wina. 2008. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Kependidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
superadmin. 2021. “Pentingnya Belajar Tajwid Sebagai Dasar Membaca Al-Qur’an, ICC My Qur’an Adakan Kajian Tahsin Perdana.” kpi.umy.ac.id. https://kpi.umy.ac.id/index.php/pentingnya-belajar-tajwid-sebagai-dasar-membaca-al-quran-icc-my-quran-adakan-kajian-tahsin-perdana/ (September 7, 2022).
Thamrin, Husni. 2009. Pendidikan : Dinamika Dan Problematika. Pekanbaru: Lembaga Penelitian dan Pengembangan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau,.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Tutik Haryanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan di jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.






