Pembinaan Akhlak Dalam Pelajaran PAI Tentang Materi Jenis Hewan Yang Halal dan Haram Materi Pembelajaran PAI kelas IX SMP
DOI:
https://doi.org/10.61966/ghiroh.v1i1.9Keywords:
pembinaan, Guru PAI, Akhlaq, Jenis hewan, Halal, HaramAbstract
Artikel ini berfokus pada pembinanaan akhlak pada peserta didik agar mengetahui tentang materi jenis hewan yang halal dan haram untuk dikunsumsi. Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang baik tentang akhlak seorang muslim terutama seorang peserta didik. Artikel ini juga sekaligus memberikan stimulus dalam meningkatkan pola belajar mereka di sekolah pada pembelajaran PAI. Studi ini menggunakan konsep ceramah, tanya jawab dan pretest di depan kelas. Peserta didik yang mengikuti studi ini berjumlah 46 siswa Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Kemudian hasil dari pretest, wawancara dan observasi tersebut menunjukkan bahwa siswa yang memiliki nilai di bawah standar ketuntasan minimum (KKM) terhadap pembelajaran PAI materi jenis hewan yang halal dan haram diberikan tindakan berupa pengulangan materi di pertemuan berikutnya, sehingga mengalami peningkatan hasil belajar. Artikel ini juga memberikan peluang yang besar untuk diberiakan saran dan evaluasi untuk perbaikan di pembelajaran berikutnya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Melvin Irawansyah Melvin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan di jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mengirimnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.






